Arko's Official Site

Media Berbagi & Berdiskusi

Panggilan Sayank Untuk Pasangan: Border Bagi Orang Ketiga Untuk Masuk Dalam Hubungan?

Pada saat menangani sebuah kasus perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Barat, saya berkenalan dengan seorang Pengacara senior bernama Bapak Suhandi Cahaya (berkantor di Jl. Harmoni – Dekat dengan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat), pada saat itu beliau kebetulan menjadi lawan saya dalam perkara tersebut.

Sebagai seorang Advokat senior beliau sudah sangat banyak menangani kasus Perceraian. Menurut pendapat beliau (dan mungkin merupakan pendapat yang ada di kepala saya juga) sebagian besar kasus perceraian dipicu oleh hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga alias perselingkuhan.

Yupp… Entah mengapa.. walaupun mungkin pada awalnya kericuhan dalam rumah tangga dipicu oleh hal lain misalnya masalah ekonomi, perbedaan prinsip dan lain-lain namun sepertinya keberanian untuk bercerai justru baru terpicu ketika mulai hadirnya orang ketiga yang mungkin berawal dari “teman curhat yang baik”. Saya sih tak heran, perceraian adalah proses kembali “sendiri” dari sebelumnya ada pasangan yang menemani, ini bukanlah suatu hal yang mudah untuk dibayangkan, apalagi dilalui.. Yeahhh.. Nobody wants to be lonely, right?

Waktu itu Pak Suhandi memberikan wejangan yang cukup unik, menurutnya salah satu tips untuk menghindari perceraian adalah: Punya panggilan “sayank” untuk pasangan dan kita tidak boleh malu memanggil pasangan kita dengan panggilan itu di depan umum dalam keadaan apapun dan sedang ada siapapun.. Wow.. Ini hal yang cukup menarik buat saya..

Panggilan sayank mempunya dua efek yang sangat dahsyat. Pertama, selalu mendekatkan si suami dan si istri di rumah. Kedua, menyadarkan kepada orang ketiga bahwa si pria/istri sudah punya pasangan dan ternyata masih sangat mesra satu sama lain. Walaupun mungkin hubungan antara si Suami dan Istri sedang ada masalah atau sedang dalam masa jenuh.

Yahh mungkin bukan hal yang terbukti secara ilmiah apalagi secara statisik, tapi setidaknya memiliki panggilan sayank untuk pasangan bukanlah hal yang buruk bukan? Saya sendiri memanggil pasangan saya dengan panggilan “Sayank” atau “Yank”. Bagaimana dengan anda? Apa panggilan sayank anda untuk pasangan anda?

February 14, 2008 - Posted by | Love & Life

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: